You are here: Home // Berita // Kejahatan Gendam marak di Pacitan

Kejahatan Gendam marak di Pacitan

gendam pacitanSekelompok imigran yang diduga berkebangsaan Turki melakukan aksi kejahatan dengan cara menghipnotis (gendam) seorang pelayan toko emas di Kabupaten Pacitan, sehingga membawa kabur perhiasan seberat 29,7 gram.

Aksi mereka baru disadari korban setelah para pelaku yang diidentifikasi terdiri dari tiga orang lelaki dewasa, dua perempuan, dan dua anak-anak tersebut, beranjak pergi meninggalkan toko emas, sekitar 5 menit kemudian.

“Begitu ada laporan masuk, kami langsung melakukan pengejaran dan menggelar razia ke semua jalur menuju luar kota (perbatasan). Namun sementara hasilnya masih nihil, informasi yang diberikan pelapor maupun saksi sangat minim,” ujar Kasat Reskrim Polres Pacitan AKP Sukimin, Senin (30/5/2011).

Ia lalu menceritakan kronologi penipuan dengan modus gendam yang dilakukan sekelompok warga asing yang diyakini sebagai keturunan bangsa Turki tersebut.

Sukimin menjelaskan, dalam menjalankan aksinya para pelaku awalnya berpura-pura akan membeli perhiasan. Namun ketika salah satu pelaku meminta contoh kalung yang akan dibeli, kawanan lainnya berpura-pura melihat-lihat perhiasan lainnya.

Salah satu pelaku kemudian menyentuhkan tangannya ke pelayan toko emas. Tak berapa lama, pelayan itu kemudian terlihat seperti kebingungan dan secara tidak sadar menyerahkan kalung ke pelaku.

Sebelumnya, para pelaku juga meninggalkan salah satu hotel tanpa membayar. “Setelah sekitar 5 menit berlalu barulah kami sadar dan meminta pertolongan,” ucapnya.

Mendapat laporan tersebut, sejumlah anggota polisi disebar untuk mencari keberadaan pelaku. Termasuk menghubungi kepolisian sektor (polsek) di seluruh wilayah kabupaten.

Namun hingga kini, pelaku belum bisa ditemukan. Penyebabnya, informasi pelaku dan mobil yang digunakan sangat minim. Selain itu, untuk memburu pelaku, Polres Pacitan juga harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan polres lain yang bertetangga.

Salah satu warga Kecamatan Pacitan mengatakan, sebelum melakukan aksinya para pelaku sebelumnya sempat singgah di satu “supermarket”. Empat orang turun dari mobil dan masuk ke toko, yakni dua laki-laki dan satu perempuan beserta seorang anak.

Mereka terlihat menawar sebuah durian. Pelaku perempuan berusaha meminta durian dikupas, dengan Bahasa Indonesia yang tidak lancar. “Kalau tidak salah mereka naik mobil Daihatsu Xenia atau Avanza berplat nomor F (Bogor),” kata dia. (so/gl)

Leave a Reply

Copyright © 2009 Radio Pacitan Yaa Radio Gemilang FM 90.40 Mhz. All rights reserved.