<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Radio Berita Pacitan Yaa Radio Gemilang FM 90.40 Mhz &#187; Kesehatan</title>
	<atom:link href="http://gemilang-fm.biz/category/pacitan-today/kesehatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gemilang-fm.biz</link>
	<description>Satu satunya Radio di Pacitan dengan pancaran terluas dan tersegmen</description>
	<lastBuildDate>Sat, 21 Aug 2010 04:35:08 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0</generator>
		<item>
		<title>Puluhan Warga Pacitan Barat, Terserang Chikungunya</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Dec 2009 06:37:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=419</guid>
		<description><![CDATA[KESEHETAN PACITAN – Awal musim penghujan ini, penyakit yang ditularkan oleh nyamuk, mulai menyerang sebagian masyarakat Pacitan bagian barat. Sebelumnya, puluhan warga Kecamatan Punung, terserang Chikungunya. Kini, penyakit yang menyerang persendian tulang itu, dikabarkan mulai mewabah ke Kecamatan Donorojo. Sejumlah warga Donorojo mengatakan, ada sekitar 20-an warga terjangkiti Chikungunya. Serangan penyakit itu ditandai munculnya gejala [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KESEHETAN PACITAN</strong> – Awal musim penghujan ini, penyakit yang ditularkan oleh<br />
nyamuk, mulai menyerang sebagian masyarakat Pacitan bagian barat.<br />
Sebelumnya, puluhan warga Kecamatan Punung, terserang Chikungunya.<br />
Kini, penyakit yang menyerang persendian tulang itu, dikabarkan mulai<br />
mewabah ke Kecamatan Donorojo.<br />
Sejumlah warga Donorojo mengatakan, ada sekitar 20-an warga<br />
terjangkiti Chikungunya. Serangan penyakit itu ditandai munculnya<br />
gejala demam sangat tinggi dan sakit pada persendian tulang. Beberapa<br />
desa di Kecamatan Donorojo yang terindikasi terserang penyakit itu<br />
diantaranya Desa Sukodono, Desa Gedompol, Desa Belah dan Desa Kalak.<br />
Hanya berapa banyak jumlah warga yang positif terjangkit chikungunya<br />
belum bisa dipastikan. Sebab, untuk memastikannya harus melalui<br />
pemeriksaan laborat. Terlebih, sumber di Dinas Kesehatan (Dinkes)<br />
Pacitan mengatakan, informasi adanya warga Donorojo terserang<br />
chikungunya belum ada laporan. “Kalau di Kecamatan Punung (berbatasan<br />
dengan Kecamatan Donorojo), ada sekitar 40-an warga menderita<br />
chikungunnya. Kalau di Donorojo, belum ada laporan,” kata petugas<br />
Dinkes setempat, kemarin.<br />
Untuk mengantisipasi mewabahnya penyakit tesebut, sejumlah warga di<br />
Kecamatan Donorojo sudah melakukan gerakan PSN (pemberantasan sarang<br />
nyamuk). Menurutnya, PSN dipandang sebagai tindakan paling tepat dan<br />
ampuh untuk melumpuhkan nyamuk penyebar virus chikungunya.  Selain<br />
itu, juga dilakukan abatisasi dan penyelidikan epidemiologi (EPE).<br />
Diduga, mewabahnya kasus chikungunya di Kecamatan Donorojo itu,<br />
berawal ketika daerah perbatasan (kabupaten tetangga, Wonogiri, red)<br />
melakukan pengasapan (fogging). Akibatnya, nyamuk-nyamuk penyebar<br />
virus mematikan itu bermigrasi ke Pacitan. Secara geografis, Kecamatan<br />
Donorojo memang terletak di garis perbatasan dengan Kabupaten<br />
Wonogiri. “Sehingga wajar, ketika kabupaten tetangga melakukan<br />
fogging, kita yang kena dampak. Terlebih, di kecamatan terdekat<br />
(Punung, red), puluhan warga juga terserang chikungunnya,” imbuh salah<br />
seorang warga Donorojo.<br />
Selain chikungunnya, warga juga melakukan antisipasi terhadap penyakit<br />
lainnya yang juga ditularkan oleh nyamuk. Yakni, Demam Berdarah Dengue<br />
(DBD).  Terlebih, tahun-tahun sebelumnya, penyebaran penyakit<br />
mematikan ini, mulai merambah hampir disemua kecamatan. Biasanya,<br />
serangan penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aides Aghepty  itu<br />
terjadi pada kurun waktu Januari sampai Maret.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" rel="bookmark" class="crp_title">Kaki Gajah, Penyebab Cacat Nomor Dua Setelah Kusta</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" rel="bookmark" class="crp_title">Tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan dinyatakan ODF</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/keacamatan-punung-donorojo-pringkuku-dan-punung-mengalami-kekekeringan-serius/" rel="bookmark" class="crp_title">Keacamatan Punung, Donorojo pringkuku dan Punung mengalami Kekekeringan serius</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/bangun-jembatan-buka-isolasi-desa-perbatasan/" rel="bookmark" class="crp_title">Bangun Jembatan, Buka Isolasi Desa Perbatasan</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/kekeringan-di-kabupaten-pacitan-meluas/" rel="bookmark" class="crp_title">Kekeringan di kabupaten Pacitan meluas</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" title="kecamatan donorojo">kecamatan donorojo</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" title="Kapan chikungunya">Kapan chikungunya</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" title="penyakit chikungunya di pacitan">penyakit chikungunya di pacitan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" title="penyakit yang di akibatkan oleh nyamuk">penyakit yang di akibatkan oleh nyamuk</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.792 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Gizi Buruk, Terkait Perilaku Masyarakat</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 22:54:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=389</guid>
		<description><![CDATA[KESEHATAN PACITAN – Selain faktor ekonomi, munculnya beberapa kasus gizi buruk juga disebabkan perilaku masyarakat, khususnya orang tua. Sebab, penanganan anak itu dilakukan sejak dalam kandungan. “Saat hamil, si ibu harus berperilaku sehat. Baik memeriksakan kondisi kandungan secara kontinyu, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi,” kata Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan, Pacitan, Wawan Kasiyanto. Terlebih, sekarang sudah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gemilang-fm.biz">KESEHATAN PACITAN</a> – Selain faktor ekonomi, munculnya beberapa kasus gizi buruk juga disebabkan perilaku masyarakat, khususnya orang tua. Sebab, penanganan anak itu dilakukan sejak dalam kandungan. “Saat hamil, si ibu harus berperilaku sehat. Baik  memeriksakan kondisi kandungan secara kontinyu, termasuk pemenuhan kebutuhan gizi,” kata Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan, Pacitan, Wawan Kasiyanto. Terlebih, sekarang sudah ada poliklinik dan bidan di masing-masing desa. Usia perkawinan relatif lebih baik. Begitu juga dengan pemahaman kesehatan. Hanya, terkadang, sebagian masyarakat lebih mementingkan kebutuhan sekunder, ketimbang masalah kesehatan. Dicontohkan, diantara balita yang menderita gangguan pertumbuhan, kondisi orang tuanya cukup mampu. Rumahnya bagus, punya sepeda motor ada TV dan sebagainya. Sehingga, jika dikaitkan persoalan ekonomi kurang tepat. Realita di lapngan itulah yang akan dijadikan kajian untuk lebih menyadarkan perilaku masyarakat terhadap pentingnya kesehatan balita, mulai di dalam kandungan hingga remaja. “Akibatnya, 70 persen remaja di Pacitan, tinggi badannya di bawah standar,” terang Wawan. Banyak perilaku tidak sehat yang dilakukan orang tua (ibu). Misalnya, seorang ibu tengah mengandung dan menderita sakit kepala. Dengan sembarangan mengkonsumsi obat sakit kepala yang dibeli di warung-warung. Begitu juga pola makannya, yang cukup dengan nasi dan sambal dan sebagainya. Tanpa disadari, perilaku seperti itu berdampak pada bayi yang dikandungnya. Kendati begitu, secara umum, persoalan gizi di Pacitan masih bagus. Bahkan, berdasarkan data di Jatim, Pacitan menempati urutan dibagian atas. Artinya, masih lebih baik dibanding daerah lain di Jatim. Hanya, jumlah bayi mati saat dilahirkan ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Jika tahun 2008 tercatat sekitar 56 bayi mati saat dilahirkan, tahun ini meningkat menjadi 86 kasus. Begitu juga dengan kematian ibu melahirkan, dari 4 kasus (tahun 2008) menjadi 6 kasus di tahun 209 ini. Sementara, pemkab Pacitan terus mengupayakan peningkatan penanganan masalah perbaikan gizi, khususnya anak sampai remaja. Hal itu terlihat dari naiknya anggaran penanganan gizi melalui APBD tahun 2010. Tentunya, program-program itu harus diimbangi dengan kedaan masyarakat terkait pentingnya gizi bagi pertumbuhan anak-anaknya.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/" rel="bookmark" class="crp_title">3 Balita di Kabupaten Pacitan Terindikasi Kurang Gizi</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" rel="bookmark" class="crp_title">Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" rel="bookmark" class="crp_title">Makin marak pelajar hamil diluar nikah</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/ayam-berkelir-diindikasikan-sebarkan-flu-burung/" rel="bookmark" class="crp_title">Ayam berkelir diindikasikan sebarkan flu burung</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/galakkan-operasi-penertiban-pelajar/" rel="bookmark" class="crp_title">Galakkan Operasi Penertiban Pelajar</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/" title="gizi dan masyarakat">gizi dan masyarakat</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/" title="kebutuhan gizi untuk masyarakat">kebutuhan gizi untuk masyarakat</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 0.938 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>3 Balita di Kabupaten Pacitan Terindikasi Kurang Gizi</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 22:53:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=387</guid>
		<description><![CDATA[KESEHATAN PACITAN – Tiga anak balita di Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung, Pacitan, terindikasi kurang gizi. Ketiganya, tidak saja mengalami gangguan pertumbuhan. Tetapi, juga perlu penanganan tenaga medis. “Kami sudah survey ke lokasi. Ketiga balita itu butuh bantuan secepatnya,” kata Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan, Pacitan, Wawan Kasiyanto. Dijelaskan Wawan, Feril, misalnya. Balita berusia dua tahun [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KESEHATAN PACITAN</strong> – Tiga anak balita di Desa Worawari, Kecamatan Kebonagung,<br />
Pacitan, terindikasi kurang gizi. Ketiganya, tidak saja mengalami<br />
gangguan pertumbuhan. Tetapi, juga perlu penanganan tenaga medis.<br />
“Kami sudah survey ke lokasi. Ketiga balita itu butuh bantuan<br />
secepatnya,” kata Kabid Kesehatan Keluarga Dinas Kesehatan, Pacitan,<br />
Wawan Kasiyanto.<br />
Dijelaskan Wawan, Feril, misalnya. Balita berusia dua tahun itu,<br />
mengalami gangguan pertumbuhan. Selain itu, sejak lahir sudah<br />
menderita kelainan pada telapak kaki. Sehingga, perlu terapi dengan<br />
bantuan sepatu khusus. “Tepalak kakinya bengkok, sulit berjalan, berat<br />
badan dan tinggi tubuh tidak normal.”<br />
Balita malang ini disebabkan kondisi ekonomi dan kurangnya perhatian<br />
kesehatan dari orang tua. Sejak usia 7 hari hingga sekarang, tinggal<br />
bersama kakek-neneknya. Disisi lain, kondisi ekonomi kakek-neneknya<br />
cukup miskin. Kakeknya hanya buruh di kebun dan diduga menderita<br />
sakit. Sehingga, keluarga itu butuh bantuan pangan dan pengobatan.<br />
Baik balita maupun si kakek.<br />
Gangguan pertumbuhan juga dialami Sabrina. Balita berusia dua tahun<br />
ini terindikasi kurang gizi. Akibatnya, balita itu tidak tumbuh normal<br />
seperti kebanyakan anak-anak diusianya. Sedang Dina,4, mengalami<br />
masalah kesehatan. Diduga, sejak lahir mengalami gangguan di saluran<br />
THT. Sehingga, balita itu menjadi tuli, bisu dan ada dugaan mengalami<br />
gangguan syaraf. “Ekonomi orang tuanya cukup mampu. Hanya<br />
pengobatannya saja yang kurang,” imbuh Wawan.<br />
Untuk menangani kasus tersebut, pihaknya sudah berkoordinasi dengan<br />
dinas terkait. Terlebih, balita dan keluarganya belum tercatat sebagai<br />
anggota Jamkesmas. Mengenai hal itu pihaknya akan berkoordinasi dengan<br />
instansi lainnya mempercepat kepengurusannya. Sehingga, secara<br />
administrasi memudahkan penanganan kasus itu.<br />
Diakuinya, awalnya, ada 6 balita yang diindikasi mengalami kurang<br />
gizi. Namun, setelah dilakukan survey langsung ke masing-masing<br />
lokasi, 3 balita lainnya dinyatakan sehat. Gangguan pertumbuhan yang<br />
dialami disebabkan faktor keturunan. “Orang tuanya memang pendek.<br />
Tentu saja, anaknya juga pendek, tetapi sehat”.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/" rel="bookmark" class="crp_title">Gizi Buruk, Terkait Perilaku Masyarakat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" rel="bookmark" class="crp_title">Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/kekurangan-air-terancam-gagal-panen/" rel="bookmark" class="crp_title">Kekurangan Air, Terancam Gagal Panen</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/hujan-mulai-turun-petani-lega/" rel="bookmark" class="crp_title">Hujan Mulai Turun, Petani Lega</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/penyampaian-bantuan-untuk-warga-miskin-pacitan-dinilai-kurang-adil/" rel="bookmark" class="crp_title">Penyampaian Bantuan Untuk Warga Miskin Pacitan Dinilai Kurang Adil</a></li></ul></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan dinyatakan ODF</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 03:30:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=315</guid>
		<description><![CDATA[KESEHATAN PACITAN-Paling lambat akhir tahun ini, tiga wilayah di Kabupaten Pacitan, berstatus Open Devication Free (ODF). Ketiganya adalah Kecamatan Pringkuku, Punung dan Donorojo. “Sampai saat ini ditiga wilayah tersebut masih terdapat sekitar 5 persen masyarakat yang belum terverifikasi ODF,” kata Kabid Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pacitan Hendra Purwaka, kemarin. Menurutnya, khusus [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KESEHATAN PACITAN</strong>-Paling lambat akhir tahun ini, tiga wilayah di Kabupaten<br />
Pacitan, berstatus Open Devication Free (ODF). Ketiganya adalah<br />
Kecamatan Pringkuku, Punung dan Donorojo. “Sampai saat ini ditiga<br />
wilayah tersebut masih terdapat sekitar 5 persen masyarakat yang belum<br />
terverifikasi ODF,” kata Kabid  Pengendalian Penyakit dan Penyehatan<br />
Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Pacitan Hendra Purwaka, kemarin.<br />
Menurutnya, khusus kecamatan pringkuku, semua wilayahnya sudah<br />
dinyatakan ODF. Sedangkan kecamatan Donorojo masih menyisakan satu<br />
desa begitu juga dengan kecamatan Punung sebanyak dua desa. Pihaknya<br />
optimis ketiga kecamatan yang dijadikan pilot project itu akan<br />
terbebas dari buang air besar sembarang tempat akhir tahun ini.<br />
Berbagai upaya pemicuan terus dilakukan, terutama pada kelompok<br />
masyarakat yang belum tersentuh ODF.<br />
Diakui Hendra, memang butuh waktu lama untuk merubah pola pikir<br />
masyarakat. Dari proses pemicuan awal , verifikasi hingga monitoring<br />
membutuhkan waktu sedikitnya satu tahun. Baru pada tahun kedua<br />
hasilnya mulai bisa dirasakan. Kedepan, program serupa juga akan<br />
dikembangkan dikecamatan lain. Bahkan saat ini beberapa puskesmas<br />
wilayah, mulai melakukan penjajagan program sanitasi total berbasis<br />
masyarakat itu. “Ditargetkan dalam dua tahun mendatang seluruh wilayah<br />
dikabupaten Pacitan dinyatakan ODF,” ujarnya.<br />
Kecamatan Pringkuku, Punung dan Donorojo mulai menjadi proyek<br />
percontohan sanitasi total dan pemasaran sanitasi (STOPs) pada tahun<br />
2007.Selama dua tahun perjalanan berbagai tantangan dan persoalan<br />
mulai bermunculan. Terlebih wilayah Pacitan bagian barat merupakan<br />
daerah sulit air bersih dan rawan kekeringan. Dibutuhkan kesabaran dan<br />
ketelatenan par kader untuk merubah kebiasaan masyarakat, dari BAB<br />
sembarangan menuju BAB yang saniter.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/keacamatan-punung-donorojo-pringkuku-dan-punung-mengalami-kekekeringan-serius/" rel="bookmark" class="crp_title">Keacamatan Punung, Donorojo pringkuku dan Punung mengalami Kekekeringan serius</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" rel="bookmark" class="crp_title">Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/kekeringan-di-kabupaten-pacitan-meluas/" rel="bookmark" class="crp_title">Kekeringan di kabupaten Pacitan meluas</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" rel="bookmark" class="crp_title">Puluhan Warga Pacitan Barat, Terserang Chikungunya</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/atasi-air-bersih-gunakan-fasilitas-pemurnian-air-laut/" rel="bookmark" class="crp_title">Atasi Air Bersih, Gunakan Fasilitas Pemurnian Air Laut</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" title="kecamatan donorojo kab pacitan">kecamatan donorojo kab pacitan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" title="BAB sembarangan di Kabupaten Pacitan">BAB sembarangan di Kabupaten Pacitan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" title="kecamatan punung">kecamatan punung</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" title="odf pacitan">odf pacitan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" title="ODF sanitasi SToPS">ODF sanitasi SToPS</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 1.547 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kaki Gajah, Penyebab Cacat Nomor Dua Setelah Kusta</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 16 Nov 2009 03:27:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Add new tag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=313</guid>
		<description><![CDATA[KESEHATAN PACITAN-Meski tidak tergolong penyakit yang mematikan, namun Elephantiasis/Filariasis (penyakit kaki gajah) patut diwaspadai. Sebab, pada stadium puncak, penderita tidak lagi bisa beraktifitas karena munculnya pembengkakan di beberapa bagian tubuh yang terserang. Seperti kaki, tangan dan bahkan beberapa organ vital luar lainnya. “Pada stadium 7, praktis penderita tidak bisa beraktifitas, dan dicatat menjadi penyebab kecacatan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KESEHATAN PACITAN</strong>-Meski tidak tergolong penyakit yang mematikan, namun<br />
Elephantiasis/Filariasis (penyakit kaki gajah) patut diwaspadai.<br />
Sebab, pada stadium puncak, penderita tidak lagi bisa beraktifitas<br />
karena munculnya pembengkakan di beberapa bagian tubuh yang terserang.<br />
Seperti kaki, tangan dan bahkan  beberapa organ vital luar lainnya.<br />
“Pada stadium 7, praktis penderita tidak bisa beraktifitas, dan<br />
dicatat menjadi penyebab kecacatan ke 2 setelah kusta,” kata Staf<br />
Subdit Filariasis Ditjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan<br />
Lingkungan (P2PL) Departemen Kesehatan (Depkes), Helena di Pacitan,<br />
kemarin.<br />
Dari hasil pengamatan sementara, di wilayah Pacitan ditemukan 6 orang<br />
penderita kaki gajah yang berasal dari dua kecamatan, yakni Kecamatan<br />
Kebonagung dan Kecamatan Donorojo. Di Kecamatan Kebonagung, ada 3<br />
orang penderita. Satu orang ditemukan di Desa Sidomulyo dan 2 orang<br />
lainnya di Desa Kalipelus. Namun satu orang penderita diketahui telah<br />
meninggal. Sedangkan di Kecamatan Donorojo, penderita di temukan di<br />
Desa Belah (2 orang) dan Desa Widoro (1 orang).  “Tetapi meninggalnya<br />
bukan karena penyakit kaki gajah, tapi karena penyakit lainnya,” tukas<br />
Helena.<br />
Sesuai rencana tim survei akan melaksanakan kegiatannya selama 3 hari<br />
terhitung sejak Kamis (12/11) kemarin. Sebanyak 1.000 warga akan<br />
dijadikan sampel. Hingga hari ini, tim baru menyelesaikan separuh dari<br />
jumlah total populasi sampel. Dari hasil survei tersebut nantinya akan<br />
diketahui daerah tersebut menjadi endemis penyakit kaki gajah atau<br />
tidak. Penderita kaki gajah sendiri di Pacitan diketahui pertama kali<br />
ada pada tahun 1991 dan telah dilakukan pengobatan secara selektif.<br />
“Daerah jadi endemis filariasis jika jumlah penderita yang ditemukan 1<br />
% dari total populasi sampel,” terang Helena.<br />
Di Propinsi Jawa Timur sendiri, dari survey di 30 kabupaten/kota,<br />
ditemukan sekitar 300 kasus Filariasis. Jumlah temuan terbanyak ada di<br />
Kabupaten Lamongan, yakni 40 kasus lebih. Disusul berturut-turut<br />
Malang dengan 30 kasus dan kemudian Kabupaten Trenggalek. Berdasarkan<br />
data pemetaan Subdit Filariasis dan Schistosomiasis Depkes antara<br />
tahun 2002 sampai tahun 2005, daerah endemis sebagian besar berada di<br />
Pulau Sumatera dan Kalimantan.  Sedangkan dari hasil survei cepat<br />
tahun 2000, sebanyak 6.233 orang menjadi penderita kronis Filariasis.<br />
Helena mengatakan, bagi orang awam, gejala awal penyakit kaki gajah<br />
memang terlihat seperti gejala pada penyakit demam biasa. Penderita<br />
akan merasakan demam, panas  dan kelenjaran di lipat paha. Media<br />
penyebarannya melalui gigitan nyamuk infektif yang mengandung larva<br />
stadium 3. Pada saat menggigit manusia, maka larva akan tinggal di<br />
kulit sekitar lubang bekas gigitan.  Ketika nyamuk menarik probosisnya<br />
(belalai untuk menghisap darah), larva akan masuk melalui bekas lubang<br />
gigitan. “Perkembangannya terjadi dalam waktu yang cukup lama<br />
(bertahun-tahun),” paparnya.<br />
Penyebab penyakit kaki gajah adalah tiga spesies cacing filarial<br />
yaitu; Wucheria bancrofti, Brugia malayi dan Brugia timori. Sementara,<br />
hingga saat ini telah diketahui ada 23 spesies nyamuk dari genus<br />
Anopheles, Culex, Mansonia, Aedes dan Armigeres yang dapat berperan<br />
sebagai vector penular penyakit kaki gajah. Selain faktor tersebut,<br />
lingkungan juga berperan menjadi media penyebaran penyakit tersebut.<br />
Misalnya wilayah persawahan, rawa-rawa, genangan air dan lain<br />
sebagainya, sebagai tempat berkembang biak nyamuk.<br />
Lebih lanjut Helena menjelaskan, penyakit yang disebut “terlupakan”<br />
ini juga berdampak secara ekonomis. Penderita yang telah berada pada<br />
stadium puncak (stadium 7) praktis tidak akan bisa beraktifitas dan<br />
hanya menjadi beban keluarga. Dicontohkannya, jika penderita adalah<br />
seorang petani, ketika kondisinya semakin parah, maka ia tidak akan<br />
mampu bekerja dan mencari nafkah bagi keluarganya. “ Penyakit ini juga<br />
termasuk yang “memiskinkan” bagi masyarakat,” jelasnya.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" rel="bookmark" class="crp_title">Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/puluhan-warga-pacitan-barat-terserang-chikungunya/" rel="bookmark" class="crp_title">Puluhan Warga Pacitan Barat, Terserang Chikungunya</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" rel="bookmark" class="crp_title">Tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan dinyatakan ODF</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/diduga-cabuli-pasien-diamankan/" rel="bookmark" class="crp_title">Diduga Cabuli Pasien, Diamankan</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/" rel="bookmark" class="crp_title">3 Balita di Kabupaten Pacitan Terindikasi Kurang Gizi</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="depkes tentang kusta">depkes tentang kusta</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="kaki kusta">kaki kusta</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="kusta wikipedia">kusta wikipedia</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="mengapa kaki orang bisa cacat">mengapa kaki orang bisa cacat</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="penyakit kaki gajah wikipedia">penyakit kaki gajah wikipedia</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="penyebab kaki gajah depkes">penyebab kaki gajah depkes</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="penyebab kecacatan pasien kusta">penyebab kecacatan pasien kusta</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="penyebab lingkungan penyakit kaki gajah">penyebab lingkungan penyakit kaki gajah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" title="wikipedia nyamuk mansonia">wikipedia nyamuk mansonia</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.013 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Makin marak pelajar hamil diluar nikah</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 05:18:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=259</guid>
		<description><![CDATA[Tangkal Kehamilan, Gelar Penyuluhan Reproduksi KESEHATAN PACITAN-Maraknya kehamilan di luar nikah yang dialami pelajar setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), membuat banyak kalangan miris. Tentu saja, hal itu tidak saja merugikan pelajar seniri. Tetapi, juga keluarga dan lingkungan, baik tempat tinggal maupun lembaga sekolah. Penyuluhan reproduksi yang dilakukan PMR SMPN 1 Pacitan, Sabtu (24/10) malam, di [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tangkal Kehamilan, Gelar Penyuluhan Reproduksi<br />
<a href="http://gemilang-fm.biz">KESEHATAN PACITAN</a>-Maraknya kehamilan di luar nikah yang dialami pelajar<br />
setingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), membuat banyak kalangan<br />
miris. Tentu saja, hal itu tidak saja merugikan pelajar seniri.<br />
Tetapi, juga keluarga dan lingkungan, baik tempat tinggal maupun<br />
lembaga sekolah. Penyuluhan reproduksi yang dilakukan PMR <strong>SMPN 1<br />
Pacitan</strong>, Sabtu (24/10) malam, di aula, kemarin, merupakan salah satu<br />
upaya mencegah perilaku seks pranikah. “Kegiatan itu merupakan<br />
rangkaian ujian pengambilan syal PMR dan reorganisasi pengurus,” kata<br />
Murni, salah seorang Pembina PMR SMPN 1 Pacitan, kemarin (24/10).<br />
Dijelaskan, kegiatan itu memang sudah beberapa kali dilakukan.<br />
Tujuannya, memberikan informasi sejak dini pada para siswi seputar<br />
reproduksi. Sehingga, pelajar mendapatkan pemahaman yang benar tentang<br />
reproduksi. Tujuannya, mencegah para pelajar melakukan pernikahan di<br />
usia muda serta memahami bahaya seks pranikah.<br />
Hal senada diungkapkan dr. Hendra Purwaka, pembicara penyuluhan<br />
reproduksi. Reproduksi, sangat penting dipahami remaja. Khususnya,<br />
tentang perilaku seks diusia dini. Sehingga, dengan penjelasan<br />
gambling yang disertai pemutaran film, semakin memperjelas remaja.<br />
“Melahirkan itu sakit dan ada tanggung jawab. Tentunya, semua harus<br />
dipersiapkan dengan matang,” kata Hendra.<br />
Diakui, sebenarnya, dokter yang aktif diorganisasi PMI ini, akan<br />
memberikan penyuluhan tentang bahaya narkoba. Tetaapi,, lantaran tema<br />
itu sudah terlalu sering disampaikan. Disisi lain, tidak semua pelajar<br />
menjadi pecandu atau pemakai narkoba. Berbeda dengan reproduksi, mulai<br />
dari seks, hingga proses kehamilan, tentunya semua wanita ditakdirkan<br />
mengalami.<br />
Hendra mengaku gundah melihat kondisi sekrang ini. Apalagi, jika<br />
terdapat remaja putri  seolah tidak ada rasa khawatir tantang masa<br />
depannya. Salah satu contoh kasusnya adalah adanya remaja yang hamil<br />
sebeljum nikah. Bukan saja berat resiko dan dosanya. Tetapi,<br />
menunjukkan tidak adanya rasa hormat oleh lawan jenisnya<br />
Karena itu, Hendra berharap semua pihak, mulai orang tua, lingkungan<br />
sekolah dan lingkungan tempat tinggal, harus mampu menciptakan suasana<br />
kondusi. Paling tidak, orang tua atau lembaga pendidikan harus<br />
menjelaskan arti seks secara benar. Misalnya, dengan memberikan<br />
informasi tentang seks. Misalnya, penjelasan fungsi alat-alat kelamin<br />
yang bisa menyebabkan kehamilan dan sebagainya.<br />
Memang, dalam kegiatan penyuluhan yang diikuti oleh sekitar 230 orang,<br />
menarik antusias pelajar. Tak pelak, dalam sesi pemutaran video yang<br />
menampilkan proses panjang sebuah kehamilan, membuat ratusan peserta<br />
menjadi riuh. Bahkan, ketika menjelaskan alat reproduksi, bebeapa anak<br />
perempuan banyak yang menutup mata. “Asyik, Mas. Baru kali ini lihat<br />
gambar gituan dengan jelas dan gamblang,” kata beberapa anak<br />
bersamaan.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/galakkan-operasi-penertiban-pelajar/" rel="bookmark" class="crp_title">Galakkan Operasi Penertiban Pelajar</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/rebutan-cewek-ratusan-siswa-nyaris-bentrok/" rel="bookmark" class="crp_title">Rebutan Cewek, Ratusan Siswa Nyaris Bentrok</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" rel="bookmark" class="crp_title">Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/dua-pelajar-selandia-baru-ke-sman-i-pacitan/" rel="bookmark" class="crp_title">Dua Pelajar Selandia Baru Ke SMAN I Pacitan</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/gedung-galeri-alumnus-sman-i-pacitan-segera-diresmikan/" rel="bookmark" class="crp_title">Gedung Galeri Alumnus SMAN I Pacitan segera diresmikan</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="remaja hamil diluar nikah">remaja hamil diluar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="foto guru smp 1 donorojo">foto guru smp 1 donorojo</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="gambar orang yang hamil diluar nikah">gambar orang yang hamil diluar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="hamil diluar nikah">hamil diluar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="smp 1 ngadirojo">smp 1 ngadirojo</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="penjelasa tentang hamil diluar nikah">penjelasa tentang hamil diluar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="pelajar hamil">pelajar hamil</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="Pelajar hamil di luar nikah">Pelajar hamil di luar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="maraknya seks di luar nikah">maraknya seks di luar nikah</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" title="PENDIDIKAN UNTUK SISWA HAMIL DI LUAR NIKAH">PENDIDIKAN UNTUK SISWA HAMIL DI LUAR NIKAH</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.012 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jumlah Penggunaan Obat Gangguan Kejiwaan Meningkat</title>
		<link>http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/</link>
		<comments>http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2009 05:15:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Pacitan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gemilang-fm.biz/?p=257</guid>
		<description><![CDATA[KESEHATAN PACITAN - Akhir-akhir ini, pengeluaran obat yang diperuntukkan bagi penderita gangguan kejiwaan disejumlah kecamatan, di Kabupaten Pacitan. Hal itu terlihat dari daftar pengeluaran obat yang menunjukkan adanya peningkatan sekitar 5 – 10 persen. Sumber di Dinas Kesehatan Pacitan, menyebutkan ada beberapa puskesmas besar yang menunjukkan peningkatan. Diantaranya, di Puskesmas Arjosari, dan juga Puskesmas Pringkuku. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>KESEHATAN PACITAN </strong>- Akhir-akhir ini, pengeluaran obat yang diperuntukkan bagi<br />
penderita gangguan kejiwaan disejumlah kecamatan, di Kabupaten<br />
Pacitan. Hal itu terlihat dari daftar pengeluaran obat yang<br />
menunjukkan adanya peningkatan sekitar 5 – 10 persen.<br />
Sumber di Dinas Kesehatan Pacitan, menyebutkan ada beberapa puskesmas<br />
besar yang menunjukkan peningkatan. Diantaranya, di Puskesmas<br />
Arjosari, dan juga Puskesmas Pringkuku. Beberapa puskesmas lainnya<br />
juga menunjukkan adanya peningkatan. Hanya jumlahnya masih belum<br />
didata secara rinci prosentasenya.<br />
Menariknya lagi, jumlah itupun hanya berasal dari penderita atau<br />
keluarga penderita yang proaktif berobat ke Puskesmas. Artinya, masih<br />
banyak jumlah penderita gangguan kejiawaan lain yang kurang proaktif<br />
atau sengaja dibiarkan oleh keluarganya karena kondisinya sudah parah.<br />
Di Puskesmas Pringkuku, misalnya, dalam sebulan, rata-rata menerima<br />
satu hingga tiga laporan adanya penderita baru gangguan kejiwaan.<br />
Sehingga, dalam kurun waktu satu tahun, terdapat sekitar 25 orang<br />
penderita yang menjalani rawan perawatan. Meski ada diantara pasien<br />
yang dinyatakan sembuh, namun beberapa penderita diantaranya harus<br />
dirujuk ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Solo (Jawa Tengah) maupun<br />
Yogyakarta karena kondisinya sudah parah.<br />
Kabid  Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas<br />
Kesehatan Pacitan, dr Hendra Purwaka, membenarkan adanya trend<br />
meningkat penderita gangguan jiwa. Hanya, mengenai data pasti, baik<br />
jumlah penderita, latar belakang pasien dan sebagainya masih dilakukan<br />
pencatatan. “Memang ada peningkatan konsumsi obat bagi gangguan<br />
kejiwaan, seperti di Puskesmas Kecamatan Arjosari,” katanya, Minggu<br />
(25/10).<br />
Dikatakan Hendra, ada berbagai macam penyebab gangguan kejiwaan.<br />
Selain psikologis, gangguan terjadi juga karena faktor genetik.<br />
Dinamisasi kehidupan sosial diperkirakan menjadi salah satu faktor<br />
pencetus tidak stabilnya kondisi kejiwaan seseorang. Misalnya, tekanan<br />
karena sulitnya memperoleh pekerjaan dan pergeseran trend gaya hidup.<br />
“Namun bisa juga gangguan kejiwaan merupakan penyakit bawaan atau<br />
keturunan,” papar Hendra.<br />
Tidak itu saja, masalah ekonomi juga kerap kali berujung pada<br />
menumpuknya beban psikologis. Pola hidup konsumtif sebagai akibat dari<br />
semakin majemuknya interaksi sosial maupun terpaan media ikut<br />
mendorong pertumbuhan gangguan kejiwaan. Meski tidak berlaku mutlak,<br />
hal-hal yang bersifat eksternal ini bisa mempengaruhi pemikiran<br />
individu untuk berharap lebih. Padahal, kenyataan yang ada tidak<br />
mendukung. “Adakalanya, masalah keluarga, seperti perceraian membuat<br />
salah satu pihak tertekan hingga batas kemampuannya,” jelas Hendra.<br />
Lebih lanjut, dokter yang juga aktif di organisasi PMI ini, mengajak<br />
masyarakat untuk belajar bersabar, memahami proses dan berpikir<br />
realitas. Sebab, sangat mungkin, jumlah penderita gangguan jiwa dari<br />
tahun ke tahun akan terus mengalami peningkatan. Seiring dengan<br />
semakin beratnya beban hidup yang dialami masyarakat. Misalnya,<br />
naiknya harga-harga kebutuhan, yang ditambah dengan<br />
permasalahan-permasalahan keluarga dan lingkungan, bisa juga memicu<br />
munculnya penyakit gangguan kejiwaan.<br />
Karena itu, ada baiknya masyarakat yang merasa mengalami beban berat,<br />
memeriksakan sejauh mana tingkat kegilaannya. Atau paling tidak<br />
melakukan konsultasi dengan psikolog atao psikiater. Sehingga, bisa<br />
diketahui sejak dini, jika mengalami gangguan jiwa. “Semua penyakit,<br />
termasuk gangguan kejiwaan, ada tahapan dan tingkatannya. Mulai<br />
stadium dini hingga parah,” pungkas Hendra.</p>
<div id="crp_related"><h3>Related Posts:</h3><ul><li><a href="http://gemilang-fm.biz/3-balita-di-kabupaten-pacitan-terindikasi-kurang-gizi/" rel="bookmark" class="crp_title">3 Balita di Kabupaten Pacitan Terindikasi Kurang Gizi</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/kaki-gajah-penyebab-cacat-nomor-dua-setelah-kusta/" rel="bookmark" class="crp_title">Kaki Gajah, Penyebab Cacat Nomor Dua Setelah Kusta</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/tiga-kecamatan-di-kabupaten-pacitan-dinyatakan-odf/" rel="bookmark" class="crp_title">Tiga kecamatan di Kabupaten Pacitan dinyatakan ODF</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/gizi-buruk-terkait-perilaku-masyarakat/" rel="bookmark" class="crp_title">Gizi Buruk, Terkait Perilaku Masyarakat</a></li><li><a href="http://gemilang-fm.biz/makin-marak-pelajar-hamil-diluar-nikah/" rel="bookmark" class="crp_title">Makin marak pelajar hamil diluar nikah</a></li></ul></div><a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="obat gangguan jiwa">obat gangguan jiwa</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="TREND GANGGUAN JIWA">TREND GANGGUAN JIWA</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="pengobatan kejiwaan">pengobatan kejiwaan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="obat gangguan kejiwaan">obat gangguan kejiwaan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="obat-obat pada penderita gangguan jiwa">obat-obat pada penderita gangguan jiwa</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="obat kejiwaan">obat kejiwaan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="latar belakng meningkatnua angka ganggian jiwa">latar belakng meningkatnua angka ganggian jiwa</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="obat-obat kejiwaan">obat-obat kejiwaan</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="penderita gangguan jiwa meningkat">penderita gangguan jiwa meningkat</a>, <a href="http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/" title="pengobatan gangguan kejiwaan">pengobatan gangguan kejiwaan</a><!-- SEO SearchTerms Tagging 2 plugin took 3.108 ms -->]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gemilang-fm.biz/jumlah-penggunaan-obat-gangguan-kejiwaan-meningkat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
