Daging Sapi Kurban Bertuliskan Arab

BERITA PACITAN – Sebagian warga Lingkungan Bleber, Kelurahan Sidoarjo,
Kec./Kab. Pacitan, batal menikmati pembagian daging kurban pemberian
dari masjid setempat. Pasalnya, sesaat setelah dimasak, daging
tersebut timbul tulisan seperti huruf Arab. Bahkan, sepintas, daging
itu seperti bertuliskan Allah. “Baru kali ini saya menemukan daging
aneh tersebut,” kata Suluri, warga Bleber, Kelurahan Sidoarjo yang
batal mengolah daging sapi pemberian dari masjid itu.
Lantaran penasaran, daging pun diiris-iris menjadi beberapa bagian.
Namun, irisan daging itu juga tetap saja seperti bertuliskan Arab.
Anehnya lagi, semakin diiris tipis, tulisan itu berwarna putih, tembus
pandang.
Tentu saja, warga pun memilih menyimpan daging aneh itu. Bahkan, ada
yang mengeringkannya atau menyimpannya. Sebab, mereka meyakini daging
itu memiliki kegunaan tersendiri. Misalnya, bisa menyembuhkan penyakit
tertentu atau membwa berkah.
Tak pelak, kabar itu pun cepat tersiar dan membuat sejumlah warga
berdatangan untuk melihatnya. Beberapa diantaranya ada yang memotret.
Namun, ada juga yang mengambilnya sedikit, untuk dimakan. Dengan
harapan, penyakit menahun yang dideritanya sembuh.
Tetapi, lantaran sudah beberapa hari (sekitar 3 hari), dan hanya
diletakkan di piring terbuat dari plastik, daging pun mulai berbau.
Kendati begitu, bau tidak sedap tak menghalangi keinginan warga
melihat atau memegangnya. Bahkan, ada yang nekat meminta untuk
dimakan.
Sejumlah warga menuturkan, ketika sapi lokal terebut disembelih
sebagai hewan kurban di masjid setempat, sapi itu tidak langsung mati.
Tetapi, proses kematiannya cukup lama, sekitar satu jam. Hanya, ketika
itu warga tidak melihat sebuah keanehan.
Kendati daging dibagikan pada warga, namun tidak semuanya mendapatkan
daging aneh itu. Terbukti, hanya ada dua warga yang mendapatkannya.
Yakni, Suluri dan tetangganya. Pun demikian, keduanya mengaku tidak
tahu akan diapakan daging aneh itu. Apakah akan diawetkan atau
dibiarkan begitu saja. Yang jelas, setiap hari, beberapa orang warga
sekitar ingin melihat daging aneh itu.

Leave a Reply