Dewan Masjid Larang Pencarian Sumbangan Di Jalan-jalan Dan Pemukiman

PACITAN-Dewan Masjid Indonesia (DMI) Propinsi Jawa Timur melarang
mencari sumbangan pembangunan masjid di jalan-jalan maupun pemukiman.
Sebab, muncul kekhawatiran ada oknum yang bermain dalam proses
penggalangan dana. Seperti penyelewengan maupun pemotongan jatah
dengan alasan untuk transportasi dan lain sebagainya. “Sumbangan akan
halal jika sama-sama ikhlas. Tapi akan sebaliknya jika yang dimintai
sumbangan menjadi merasa terpaksa,” kata Ketua DMI Jatim, Syaifuddin
Nawawi, disela-sela Musyawarah Daerah DMI Pacitan.
Dikatakannya, untuk membangun sebuah masjid tidak perlu memaksakan
diri dan tahu situasi. Artinya, sebelum mendirikan masjid, masyarakat
juga harus mempertimbangkan faktor-faktor lainnya. Seperti, jumlah
jamaah yang akan ditampung. Secara kuantitatif jumlah masjid yang
banyak tetapi minim jamaah, jadi kurang bermanfaat. “ Jangan sampai
setiap jarak 10 atau 20 meter ada masjid, tetapi kosong tidak ada
jamaahnya,” tegas Syaifuddin.
Syaifuddin setuju jika pencarian sumbangan di jalan hingga masuk ke
pemukiman lebih banyak mudhorotnya dari pada manfaat yang diperoleh.
Sebenarnya penggalangan sumbangan bisa dan cukup dilakukan di
masjid-masjid. Misalnya, dengan manajemen di internal jamaah. Jika
setiap satu orang jamaah menyumbang Rp 100 perhari, dalam jangka waktu
satu tahun jumlahnya tentu akan banyak. “Dan itu jangan dimanfaatkan
untuk yang lain. Jangan neko-neko lah,” terangnya.
Lebih lanjut Syaifuddin menjelaskan, kedepan, fungsi dan peran masjid
tidak hanya sebagai sarana ibadah, namun segi mua’amalah ikut
dikedepankan. Seperti kehidupan sosial ekonomi umat hingga
pemberdayaan Sumber Daya Manusia. Dari interaksi dan kegiatan di
masjid, khususnya jamaah aghnia (orang yang mampu atau kaya), merasa
aman memberikan shodaqoh, zakat atau infaqnya. Sedangkan bagi jamaah
yang kurang mampu akan merasa lebih diperhatikan dengan berbagai
bentuk-bentuk santunan. “Di sini akan terjadi korelasi batin antara
yang kaya dengan yang miskin,” pungkasnya.

Leave a Reply