Diproyeksikan Sebagai Lumbung Atlet PABBSI

OLAH RAGA PACITAN – Pacitan bakal diproyeksikan sebagai lumbung atlet angkat
besi, binaraga dan angkat berat di Jawa Timur. Pertimbangannya,
sejumlah atlet nasional yang berasal dari Sumatera dan Kalimantan,
merupakan keturunan orang-orang Pacitan. “Sekarang ini sudah ada
embrionya dan dipusatkan di Kecamatan Punung,” kata Sekretaris Umum
Persatuan Angkat Berat Binaraga dan Angkat Berat Seluruh Indonesia
(PABBSI) Jatim, Suswanto, saat berkunjung ke Pacitan, kemarin (7/11).
Diakui, kondisi alam Pacitan yang bergunung, memang sangat menunjang
bagi olahraga berat itu. Artinya, sejak kecil, struktur urat-urat di
dalam tubuh sudah terbentuk menghadapi kondisi medan yang berat.
Kondisi itu, jika ditunjang dengan pelatihan secara benar, pola makan
yang sehat, didukung sarana mencukupi dan pengurus yang solid, akan
mendorong berkembangnya angkat besi di daerah itu.
Kepala Sekolah SMKN I Sidayu, Gresik ini, sudah melakukan pengamatan
secara mendalam di Pacitan, khususnya di Kecamatan Punung. Paling
tidak, saat ini, sudah ada sekitar 19 orang atlet junior dibeberapa
kelas. Beberapa diantaranya pernah tampil diajang Popnas Yogya maupun
berprestasi di tingkat nasional.
Salah satu atlet juniornya, Diki Permana,18, menjadi salah satu atlet
nasional yang dikirim ke Thailand (kejuaraan angkat besi tingkat
Asia), yang berlangsung mulai tanggal 2 sampai 11 November. Pelajar
kelas 3 SMA ini tampil di kelas 50 kilogram. Hanya, belum berhasil
menorehkan prestasi maksimal. Sebab, dari 50 orang perserta, atlet
asal Pacitan itu berada diurutan ke 13. “Dengan berlatih seadanya
sudah mampu berbicara di tingkat Asia. Jika digembleng maksimal, tentu
akan semakin berprestasi”.
Realita itulah yang menjadi pertimbangan PABBSI Jatim, menjadikan
atlet Pacitan sebagai salah satu lumbung, yang akan diproyeksikan
dalam kejuaraan PON 18 di Riau, tahun 2012 nanti. “Atlet sudah ada,
tempat latihan sudah layak, tinggal membentuk kepengurusan yang
solid,” tandas mantan Kasi Olahraga Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik
ini.
Dengan terbentuknya kepengurusan yang solid, tentu akan semakin
memotivasi semangat atlet untuk menjadi yang terbaik. Sebab, selama
ini, para atlet cenderung berlatih apa adanya. Baik sarana latihan
maupun tim pelatihnya. Jika kepengurusan terbentuk, pihaknya juga akan
mencarikan pelatih yang berkualitas. Sehingga, target mencetak atlet
junior berprestasi akan terealiasi.

angkat besi pacitan

Leave a Reply