Galakkan Operasi Penertiban Pelajar
PENDIDIKAN PACITAN – Belakangan ini, tingkat kenakalan pelajar menunjukkan
peningkatan. Hal itu terlihat adanya kelompok-kelompok pelajar yang
terkadang menimbulkan keributan. Padahal, semua itu hanya dipicu oleh
persoalan kecil. Seperti kejadian beberapa hari belakangan ini,
tentang ancaman terjadinya tawuran masal yang melibatkan ratusan
pelajar. “Polisi terus melakukan pencegahan agar tawuran masal tidak
meledak,” kata Kapolres Pacitan, AKBP Wahyono, kemarin (25/10).
Padahal, selama ini, setiap satu bulan sekali, pihaknya rutin
memberikan pembinaan-pembinaan secara bergilir ke beberapa lembaga
sekolah. Baik mengenai penyuluhan narkoba, operasi HP porno dan
sebagainya, termasuk masalah perkelahaian antar siswa. Sebab, perilaku
pelajar seperti itu sangat merugikan semuanya. Khususnya pelajar yang
bersangkutan. Sebab, jika terjadi perkelahian, semua pelaku akan
ditindak tegas. Dampak terjeleknya, pelaku bias dikeluarkan dari
sekolah atau disel jika terbukti ada unsur pidananya.
Memang, sejumlah lembaga sekolah, memberikan larangan bagi anak
didiknya membawa HP ke sekolah, khususnya HP yang dilengkapi fasilitas
menyimpan foto-foto. Selain dikawatirkan disalahgunakan menyimpan
gambar porno, juga dianggap mengganggu konsentrasi kegiatan
belajar-mengajar di dalam kelas.
Seperti diungkapkan Heru Triyono, Kepala Sekolah SMKN3 Pacitan. Selama
ini, pihaknya melarang siswa membawa HP ke ruang kelas. Jika tidak
mengindahkan larangan itu, akan dikenakan sanksi. Yakni, HP disita
guru dan harus diambil oleh orang tuanya. “Masalah larangan siswa
membawa HP kesekolah sudah disepakati komite dan wali murid. Hanya
satu dua oang tua murid yang tidak setuju,” jelas Heru.
Penagamatan selama ini, kegunaan HP bagi anak-anak saat kegiatan
belajar, banyak ruginya ketimbang manfaatnya. Misalnya, saat pelajaran
berlangsung ada SMS atau telepon masuk. Dan SMS atau telepon itu
hamper kebanyakan dari teman atau pacar. Sehingga membuat
konsentrasinya buyar. Tidak itu saja, ada yang memanfaatkan HP untuk
mendengarkan musik-musik.
Selain mengganggu, proses belajar-mengajar, pemakaian HP juga
bermdapak negative terhadap perilaku siswa. Misalnya, pengaruh gambar
porno yang menyebabkan ada pelajar hamil. Bahkan, ada juga yang
mendorong terjadinya tindak criminal pencurian HP lantaran teman ingin
memilikinya. “Kami mendukung pihak terkait untuk menertibkan
ketertiban dan kedisiplinan siswa,” imbuhnya.