Pemilu Kada Pacitan Diprediski Dua Putaran
Berita pacitan – Pemiluhan Umum Kepala Daerah (Pemilu Kada) Pacitan, tahun
depan, diprediksi sampai dua putaran. Sehingga, coblosan putaran
pertama bakal dilaksanakan Oktober 2010. “Selain didasarkan pada
aturan, juga pengalaman pemilu kada lalu,” kata Ketua Komisi Pemilihan
Umum Daerah (KPUD) Pacitan, Damhudi, Senin (19/10).
Dijelaskan, dalam UU No. 32/2004, terdapat salah satu klausul yang
menandaskan, coblosan dilakukan sekurang-kurangnya dua bulan sebelum
pelantikan terpilih. Sehingga, dua bulan sebelum pelantikan (Februari
2011) adalah Desember 2010. Tentunya, Desember diprediksi sebgai
coblosan putaran kedua. Sedang putaran pertama, dilakukan pada
Oktober. “Pemilu Kada lalu satu putaran selesai. Jika sampai dua
putaran, tentu akan menjadi persoalan,” imbuhnya.
Mantan LSM yang sudah dua periode menjabat anggota KPUD ini
mengungkapkan, rangkaian tahapan Pemilu Kada selama 8 bulan. Dengan
rincian, 5 bulan dialkukan pada tahun 2009 dan tiga bulan berikutnya
sampai Maret 2011. Sehingga, tahapan secara resmi dimulai pada Agustus
tahun depan.
Beberapa tahapan yang akan dikerjakan mulai Agustus nanti diantaranya,
pemutakhiran data pemilih. Dimana, dalam kegiatan itu, pihaknya akan
mengacu data Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilpres untuk dijadikan DPS
Pemilu Kada. Selain itu juga mengacu data terbaru dari Dinas
Kependudukan dan Catatan Sipil. Setalah itu, akan dilakukan tahapan
berikutnya, mulai pencalonan, pengadaan barang/jasa, pemungutan sampai
perhitungan suara.
Selain merujuk aturan, pertimbangan lain juga didasarkan
hitung-hitungan peta partai politik maupun munculnya calon independen.
Paling tidak, ada tiga partai besar yang memenuhi syarat mengusung
calon. Yakni, Partai Demokrat, Partai Golkar, PDI Perjuangan, gabungan
partai dan calon independen.
Mengenai calon independen, juga dinilai sebagai hal baru dalam Pemilu
Kada nanti. Tak pelak, munculnya calon tersebut menjadi pembahasan
mendalam. Misalnya, bagaimana teknik melakukan verifikasi, pendaftaran
dan alokasi kebutuhan anggarannya. Sebab, sesuai aturan, syarat calon
independen harus didukung minimal 4 persen dari jumlah penduduk.
Artinya, jika jumlah penduduk di Pacitan sebanyak 600 ribu jiwa, 4
persennya berkisar 24 ribu. “Sebanyak 24 ribu akan diverifikasi satu
per satu,” tandas Damhudi.
Tentunya, jika nanti terdapat dua calon independen, akan membutuhkan
waktu dan anggaran yang cukup besar. Sebab, memverifikasi sebanyak 48
ribu jiwa, dengan alamat tersebar merata di 12 kecamatan di Pacitan.
Belum lagi kendala lain yang bakal dihadapi petugas di lapangan.
Realita itulah yang membuat estimasi anggara juga dilakukan perubahan.
Sebelumnya, ungtuk kegiatan Pemilu kada tahun 2010 diusulkan Rp 4,7
milyar. Sedang pemkab mematok anggaran Rp 4 milyar. Tetapi, anggaran
kegiatan tahun 2011 belum dihitung. Tentunya, anggaran Pemilu Kada
akan bertambah. Hanya, berapa total anggaran yang diperlukan masih
dihitung.