Populasi Penyu Terancam Punah

PACITAN – Populasi penyu di sejumlah kawasan pantai di Pacitan
terancam punah. Pasalnya, aktivitas nelayan menyebabkan hewan-hewan
tersebut tertangkap. “Sebenarnya penangkapan penyu bukan sepenuhnya
karena kesengajaan. Kebanyakan binatang berpunggung tebal itu
tersangkut jaring nelayan,” kata Sukmono, warga Tawang, Desa
Sidomulyo, Kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Selasa (15/12).
Diakuinya, selain penyu yang tertangkap tidak secara sengaja, ada
warga yang memang memburu hewan tersebut. Bukan itu saja, beberapa
titik pantai yang biasanya menjadi tempat bertelur penyu, saat ini tak
lagi aman dari tangan pemburu. Sebenarnya, warga sudah berusaha
mengingatkan agar perburuan dihentikan. Namun teguran itu tidak
efektif karena kurangnya pemahaman warga terhadap dampak kerusakan lingkungan.
Hal senada dikatakan Arto Hadi Asmuni, warga setempat. Menurutnya,
eksploitasi penyu secara besar-besaran biasanya terjadi saat musim
bertelur dan menetas. Yakni antara bulan Juli hingga November. Pada
bulan-bulan tersebut, bukan hanya ratusan ekor penyu dewasa yang
tertangkap. Namun telur yang siap ditetaskan juga ikut diambil. Tentu
saja, fakta itu memicu keprihatinan. Apalagi sebagian kawasan pantai
Kecamatan Ngadirojo merupakan habitat penyu. “Warga berharap
pemerintah segera turun tangan dengan memberikan sosialisasi kepada
masyarakat setempat. Sehingga ancaman kerusakan ekosistem laut dapat
dicegah,” harapnya.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI, Ramadhan Pohan mengatakan,
karena ketidaktahuan, pemerintah setempat perlu memberikan pemahaman
pada masyarakat
setempat. Sedangkan dari aspek hokum, pendekatan yang dilakukan harus
mengedepankan aspek persuasif.
Dijelaskan, selama ini, pemerintah cukup serius menangani bidang
lingkungan hidup. Bahkan, Presiden SBY telah beberapa kali menghadiri
konferensi internasional tentang pelestarian lingkungan. “Hal tersebut
sekaligus menunjukkan tingginya komitmen pemerintah saat ini untuk
memelihara bumi dari kerusakan,” kata Ramadhan Pohan, saat melakukan
kunjungan ke Pacitan, kemarin.
Lebih lanjut legiaslator dari Partai Demokrat ini menjelaskan,
pemerintah harus mendorong dan meningkatkan pengawasan terutama di
daerah yang selama ini kurang tersentuh. Dicontohkannya, beberapa
daerah lain yang lebih maju seperti Bali. Meskipun masih banyak orang
mengkonsumsi daging penyu, namun secara umum pemahaman masyarakat
sudah cukup tinggi. “Sehingga populasinya relatif terjaga,” paparnya.

Leave a Reply