LALU LINTAS PACITAN – Banyak cara dilakukan menekan angka kecelakaan lalu-lintas
(lakalantas) di jalan raya. Baik melalui penyebaran pamlet, penyuluhan
langsung, sosialisasi maupun melalui sebuah kegiatan. Seperti yang
dilakukan jajaran Satlantas Polres Pacitan, Minggu (8/11), pagi,
kemarin.
Agar sosialisasi tertib berlalulintas di jalan raya kena sasaran,
Satlantas Polres Pacitan, menggelar sepeda onta. Tak pelak, acara yang
juga dirangkai dengan peringatan hari Pahlawan, 10 November itu,
mendapat sambutan antusias ratusan orang penghoby sepeda kuna.
Apalagi, hadiah kegiatannya juga unik. Selain terdapat 60-an
doorprise, juga ada hadiah utama 3 unit sepada onta. “Hampir semua
penghoby sepada onta dibeberapa kecamatan di Pacitan, mengikuti
kegiatan itu,” kata Kasatlantas Polres Pacitan, AKP Sudarhanto, Minggu
(8/11).
Sepeda santai ‘onta’ itu mengambil start alon-alon Kota, melewati Jl.
A. Yani, Cuwik, masuk kawasan wisata Teleng Ria. Setelah sesaat
menikmati keindahan pantai, sepeda onta dilanjuktan menuju Barean,
Sidoarjo dan finish di alon-alon. “Dulu, saat berjuang, para pahlawan
juga banyak menggunakan sepada onta untuk mobilisasi,” terang
Sudarhanto.
Dijelaskan, acara itu bukan sekedar sepeda santai dengan melibatkan
paguyuban sepeda onta yang ada. Tetapi, merupakan salah satu terobosan
dalam upaya mengajak masyarakat, khususnya pengendara sepeda ontel
untuk tertib di jalan raya. “Kalau sosialisasi bagi anak-anak sekolah
sering dilakukan saat kegiatan upacara bendera,” imbuhnya.
Sosialisasi tertib di jalan raya bagi pengendara sepeda ontel
didasarkan pada angka laka lantas yang masih cukup tinggi. Paling
tidak, dari jumlah 161 kasus laka (Januari sampai Okober 2009), tiga
puluh persen diantaranya melibatkan pengendara sepeda ontel.
Memang, penyebab laka lantas sangat komplkes. Namun,salah satunya
adalah kurang tertibnya berlalulintas di jalan raya. Misalnya, saat
mengendarai harus merada di jalur kiri. Jika hendak belok, harus
berhenti atau menoleh ke belakang, untuk memastikan suasana aman.
Persoalannya, jumlah kendaraan bermotor, khususnya sepeda motor, dari
bulan ke bulan cukup banyak. Berdasarkan data di Satlantas, penambahan
kendaraan sepeda motor sekitar 800 unit setiap bulannya. Disisi lain,
penambahan kendaraan bermotor yang signifikan, tidak diikuti dengan
infrastruktur yang ada. Sehingga, jalur lalu lintas pun menjadi
relatif ramai.
Memang, dibanding dengan daerah lain, kasus laka di Kabupaten Pacitan
masih relatif rendah. Bahkan, dari tahun ke tahun jumlahnya terus
mengalami penurunan. Sebagai referensi, tahun 2008 lalu, terjadi 200
laka lantas. Sedang tahun ini (hingga awal November 2009), tercatat
161 kasus laka lantas. Dengan rincian, meninggal dunia (MD) 22 jiwa,
luka berat (LB) 32 jiwa dan sisanya luka ringan (LR). “dari jumlah
laka lantas, sepertiganya melibatkan kendaraan bermotor dengan sepeda
ontel,” pungkas Kasatlantas.