Warga Jatim Bagian Selatan Resah
Warga di sejumlah daerah di Jatim bagian selatan panik menyusul berkembangnya isu akan terjadi gempa di wilayah jawa timur dalam waktu dekat. Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Karangkates, Kabupaten Malang, Adi Supriyanto menjelaskan, Selasa (7/10) mengatakan sejak dua hari terakhir masyarakat banyak yang minta informasi apakah dalam waktu dekat akan terjadi gempa.
Warga yang menanyakan informasi gempa itu berasal dari Pacitan, Trenggalek, Kediri, Blitar, Tulungagung, Malang, dan Ponorogo. Mereka mengaku resah dan panik pascagempa bumi di Sumatra Barat, kemudian merebak isu bakal terjadi gempa serupa di Jatim bagian selatan dalam waktu dekat ini.
Ia mengakui kawasan Malang bagian selatan memang rawan gempa karena kondisi geologis daerah itu masuk jalur tumbukan lempeng tektonik. Di daerah itu selama ini banyak terjadi gempa bumi dan berpotensi dalam skala besar.
“Telah beredar isu terjadinya gempa bumi di masyarakat. Sehingga banyak orang yang menanyakan langsung kebenaran informasi tersebut di BMKG Karangkates. Mereka mengaku dari Pacitan, Trenggalek, Kediri, Blitar, Tulungagung, Malang, dan Ponorogo,” tegasnya.
Ia menyatakan pihaknya tidak pernah mengeluarkan pernyataan dalam waktu dekat akan terjadi gempa bumi. Sebab, secara ilmiah terjadinya gempa bumi tidak bisa diprediksi waktunya.
Untuk itu ia mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh dengan isu yang menyesatkan tersebut. “Masyarakat harus tetap meningkatkan kewaspadaan, dan tidak panik atau takut secara berlebihan,” ujarnya. Pantauan BMKG selama September 2009 terjadi 23 kali gempa dengan kekuatan yang bervariasi.